4 Tips Untuk Merawat Printer Thermal Leave a comment

Printer thermal telah terkenal merupakan salah satu printer pintar yang memiliki ukuran yang minimalis dan berfungsi dalam hal mencetak label, struk maupun barcode. Tetapi apakah kalian tahu teknis dan cara terbaik yang efektif dan efisien dalam memperbaiki printer thermal tersebut? Ada beberapa tips mudah dan tepat yang kalian bisa ikuti untuk menjaga kualitas cetak printer thermal yang kalian punya dan pastinya memaksimalkan kualitas kelamaan umur pemakaian dari setiap komponen yang ada pada printer thermal tersebut, seperti kepala cetak maupun rol plat kertas yang selalu dalam keadaan baik. Simak selengkapnya!

Printer thermal saat ini digunakan di banyak industri dan perusahaan-perusahaan besar yang tersedia dalam berbagai bentuk, ukuran, dan jenis. Dari mulai unit desktop kecil yang disediakan oleh perusahaan pengiriman seperti UPS atau Fedex ke unit yang lebih besar yang dapat digunakan sebagai printer yang terintegrasi ramah lingkungan dan merupakan salah satu printer pintar dalam produksi cetak. 

Ada dua cara untuk menggunakan printer thermal, yaitu menggunakan printer thermal dengan pita tinta yang disebut pencetakan Thermal Transfer. Dengan kata lain, printer melewatkan panas dari print head atau kepala printer ke pita rol kertas yang ditransfer dari tinta pada suhu tertentu dan menjadikan media hasil cetak seperti label, struk maupun barcode.

Metode lainnya adalah pencetakan langsung atau Direct Thermal. Metode ini tidak menggunakan pita yg menghubungkannya pada rol kertas printer. Untuk menggunakan pencetakan termal langsung, media (label, struk maupun barcode) harus berupa media termal langsung. Jenis media ini memiliki lapisan yang disebut “Thermal Sensitive” yang mengubah warna pada suhu tertentu dan warna yang paling umum adalah hitam. Printer mengeluarkan panas dari kepala printer ke media dan kemudian media itulah yang nantinya akan merubah warna sebagai tanda respons terhadap panas printer.

Lihat Juga Produk Lainya  Printer Canggih untuk Bisnis dan Pekerjaan Saat Masa Pandemi

Printer thermal merupakan printer yang canggih, terkhusus dalam mencetak media abel, struk maupun barcode. Meskipun memiliki ukuran yang minimalis, printer ini harus tetap dijaga kebersihannya dan harus memiliki perawatan untuk memaksimalkan kualitas cetak dan masa pemakaiannya. Untuk itu kalian harus detail dalam membersihkan dan merawat setiap detail dari bagian-bagian printer thermal tersebut. Mari simak selengkapnya.

Tips 1: Jaga kepala cetak di printer thermal tersebut, pastikan tetap bersih. Baca secara detail instruksi dan iikuti rekomendasi dari masing-masing jenis tipe dan merk pabrik untuk membersihkan kepala printer atau print head. Secara umum, kepala printer harus dibersihkan dengan alkohol Isopropil dengan kadar setidaknya 70%. Untuk printer thermal transfer, print head atau kepala printer harus dibersihkan ketika kalian mengganti pita. Untuk printer thermal langsung, print head harus dibersihkan ketika kalian mengganti media.

Tips 2: Jangan gunakan benda tajam untuk menghilangkan kemacetan saat terjadi pada kertas ataupun label. Printer thermal memiliki plat-plat berbahan karet biasanya yang mendorong media keluar dari bagian depan printer. Rol ini juga memberikan tekanan balik ke kepala cetak sehingga kalian dapat mencetak dengan rata dan maksimal. Jika rol dipotong, titik lunak ini tidak akan dicetak dengan jelas dan hasil cetakan akan buram dan tidak maksimal. Hal ini akan menjadi masalah besar untuk hasil cetak label ataupun barcode. Pastikan juga untuk membersihkan plat-plat tersebut dengan alkohol seminggu sekali minimal untuk menghindari penumpukan residu yang dapat menyebabkan masalah dalam jangka panjang.

Tips 3: Bersihkan debu pada printer thermal setidaknya sekali atau dua kali setiap minggunya. Tumpukan debu tersebutlah yang dapat menyebabkan masalah kualitas cetak serta masalah sensor printer. Jika ruangan tempat kalian menyimpan printer thermal tersebut ber AC, pastikan untuk printer tersebut agar tidak dalam keadaan lembab. Apabila printer thermal terus menerus dalam keadaan lembab juga tidak baik untuk memaksimalkan masa pakai printer tersebut dalam waktu yang panjang. Hal tersebut dikarenakan printer thermal yang terus-menerus dalam keadaan lembab akan cepat dan mudah rusak. 

Lihat Juga Produk Lainya  Smart Mobile Printer, Bisnis Jadi Lancar Tanpa Ribet

Tips 4: Ketahui resolusi printer kalian. 203 Dots Per Inch (DPI) adalah resolusi standar untuk printer thermal. Resolusi tersebut untuk label atau kertas  yang lebih besar dengan tingkat kepadatan rendah. Ukuran lainnya adalah 300DPI, resolusi ini baik untuk label atau kertas ukuran paling besar hingga menengah dengan kepadatan sedang. Beberapa produsen membuat print head dengan resolusi 600DPI atau lebih tinggi. Hal tersebut bagus untuk label dan kertas kecil dengan kepadatan tinggi. Karena resolusi kepala printer meningkat, biaya penggantian kepala juga meningkat. Oleh karena itu, karena resolusi yang lebih tinggi memiliki lebih banyak data untuk diproses untuk membuat dan menghasilkan kertas yg dicetak. Akibatnya, kecepatan cetak maksimum biasanya menurun.

Untuk memaksimalkan cara membersihkan dan merawat printer thermal kalian, memang lebih baik untuk mengikuti instruksi yang tercantum dalam buku petunjuk dari masing-masing merk, jenis, dan tipenya. Masing-masing dari merk, jenis, dan tipe printer thermal pastinya memiliki cara dan perawatan yang berbeda agar lebih dapat hasil yang maksimal untuk printer tersebut lebih tahan lama.

Semoga tips pada artikel ini membantu dan menambahkan informasi untuk kalian dalam merawat dan menjaga printer thermal yang kalian miliki. 

Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *